Kompilasi Data Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vunerability Atlas- FSVA) Sulawesi Tenggara
Tahun 2025
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara
JALAN PERTANIAN No. 5 KENDARI
| Cara Pengumpulan Data | : | KOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI |
| Sektor Kegiatan | : | PERTANIAN DAN PERIKANAN |
Deputi Kerawanan Pangan Dan Gizi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara
Aristosis , Stp
KEPALA BIDANG KETERSEDIAAN DAN KERAWANAN PANGAN
LATAR BELAKANG KEGIATAN
Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA) merupakan peta tematik yang menggambarkan visualisasi geografis wilayah rentan terhadap kerawanan pangan. FSVA disusun dalam upaya menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat, komprehensif, dan tertata dengan baik untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kerawanan pangan dan gizi, sehingga dapat memberikan arah dan rekomendasi kepada pembuat keputusan dalam penyusunan program, kebijakan, serta pelaksanaan intervensi di tingkat pusat dan daerah. Penyediaan informasi ini diamanahkan dalam UU No 18/ 2012 tentang Pangan dan PP No 17/2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi dimana Pemerintah dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya untuk membangun, menyusun, dan mengembangkan Sistem Informasi Pangan dan Gizi yang terintegrasi.
TUJUAN KEGIATAN
1. Menghasilkan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (food Security And Vulnerability Atlas-fsva) Sebagai Dasar Perencanaan, Pelaksanaan Dan Evaluasi Kebijakan Di Bidang Pangan. 2. Menghasilkan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (food Security And Vulnerability Atlas-fsva) Sebagai Instrumet Penelitian, Pengembangan, Pengkajian Di Bidang Pangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
| Rencana Jadwal Kegiatan | Tanggal Mulai | Tanggal Selesai |
|---|---|---|
| A. Perencanaan | ||
| 1. Perencanaan Kegiatan | 01 April 2025 | 30 April 2025 |
| 2. Desain | 01 April 2025 | 30 April 2025 |
| B. Pengumpulan | ||
| 3. Pengumpulan Data | 02 Mei 2025 | 30 November 2025 |
| C. Pemeriksaan | ||
| 4. Pengolahan Data | 01 November 2025 | 31 Desember 2025 |
| D. Penyebarluasan | ||
| 5. Analisis | 01 November 2025 | 31 Desember 2025 |
| 6. Diseminasi Hasil | 01 November 2025 | 31 Desember 2025 |
| 7. Evaluasi | 01 November 2025 | 31 Desember 2025 |
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| No | Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Rasio konsumsi normatif per kapita thd produksi bersih pangan | konsumsi | pemakaian barang hasil produksi (bahan pakaian, makanan, dan sebagainya) | Tahunan |
| 2 | Persentase penduduk miskin | penduduk miskin | bagian dari populasi penduduk yang tidak mampu memenuhi hak dasar (hak atas pangan, sandang, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, dan/atau perumahan) secara layak dan mandiri dan memiliki rata-rata pengeluaran per kapita sebulan di bawah garis kemiskinan | Tahunan |
| 3 | Persentase rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk pangan lebih dari 65% terhadap total pengeluaran | rumah tangga | Rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk makanan lebih dari 65% dibandingkan dengan total pengeluaran (makanan dan non makanan) rumah tangga | Tahunan |
| 4 | Persentase rumah tangga tanpa akses listrik | Rumah tangga; Tanpa akses Listrik | Rumah tangga yang tidak memiliki akses terhadap listrik dari PLN dan/atau non PLN, misalnya generator | Tahunan |
| 5 | Rata-rata lama sekolah perempuan di atas 15 tahun | Lama Sekolah; Perempuan | Rata-rata lama bersekolah (total tahun bersekolah sampai pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan kelas tertinggi yang pernah diduduki) oleh perempuan berumur 15 tahun ke atas | Tahunan |
| 6 | Persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih | Rumah Tangga; Akses Air Bersih | Persentase rumah tangga tanpa akses ke air bersih yaitu persentase rumah tangga yang tidak memiliki akses ke air minum yang berasal dari air isi ulang, leding/PAM, sumur bor/pompa air, sumur terlindung serta mata air yang terlindung dengan memperhatikan jarak ke tempat penampungan limbah/kotoran/tinja terdekat minimal 10 (sepuluh) meter. | Tahunan |
| 7 | Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk | Penduduk; Tenaga Kesehatan;Kepadatan Penduduk | Jumlah penduduk per jumlah tenaga kesehatan (dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, pranata laboratorium, ahli gizi, sanitarian, sarjana kesehatan masyarakat, asisten apoteker, perawat gigi, pelaksana kesehatan dan penata rontgen dan tenaga kesehatan lainnya) dibandingkan dengan tingkat kepadatan penduduk | Tahunan |
| 8 | Prevalensi balita stunting | Stunting | Anak di bawah lima tahun yang tinggi badannya kurang dari -2 Standar Deviasi (-2 SD) dengan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) dari referensi khusus untuk tinggi badan terhada usia dan jenis kelamin (Standar WHO, 2005) | Tahunan |
| 9 | Angka kesakitan | Kesakitan | Angka kesakitan/morbiditas/ persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan. Keluhan kesehatan adalah gangguan terhadap kondisi fisik maupun jiwa, termasuk karena kecelakaan, atau hal lain yang menyebabkan terganggunya kegiatan sehari-hari | Tahunan |
| Kegiatan ini Dilakukan | : | Berulang |
| Frekuensi Penyelenggaraan | : | Tahunan |
| Tipe Pengumpulan Data | : | LONGITUDINAL CROSS SECTIONAL |
| Cakupan Wilayah Pengumpulan Data | : | SEBAGIAN WILAYAH INDONESIA |
| Metode Pengumpulan Data | : | Pengumpulan data sekunder |
| Sarana Pengumpulan Data | : | PAPI |
| Unit Pengumpulan Data | : | Lainnya : Dinas/Institusi |
Sebagian Cakupan Wilayah Pengumpulan Data:
- BUTON, SULAWESI TENGGARA
- MUNA, SULAWESI TENGGARA
- KONAWE, SULAWESI TENGGARA
- KOLAKA, SULAWESI TENGGARA
- KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA
- BOMBANA, SULAWESI TENGGARA
- WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA
- KOLAKA UTARA, SULAWESI TENGGARA
- BUTON UTARA, SULAWESI TENGGARA
- KONAWE UTARA, SULAWESI TENGGARA
- KOLAKA TIMUR, SULAWESI TENGGARA
- KONAWE KEPULAUAN, SULAWESI TENGGARA
- MUNA BARAT, SULAWESI TENGGARA
- BUTON TENGAH, SULAWESI TENGGARA
- BUTON SELATAN, SULAWESI TENGGARA
- KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA
- KOTA BAUBAU, SULAWESI TENGGARA
| I. Jenis Rancangan Sampel | : | - |
| II. Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir | : | - |
| III. Metode yang Digunakan | : | - |
| IV. Kerangka Sampel Tahap Terakhir | : | - |
| V. Fraksi Sampel Keseluruhan | : | - |
| VI. Nilai Perkiraan Sampling Error Variabel Utama | : | - |
| VII. Unit Sampel | : | - |
| VIII. Unit Observasi | : | - |
| I. Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)? | : | Tidak |
| II. Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data | : | Lainnya : Rapat Koordinasi |
| III. Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon? | : | Tidak |
| IV. Petugas Pengumpulan Data | : | STAF INSTANSI PENYELENGGARA |
| V. Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data | : | DIPLOMA IV ATAU S1 ATAU S2 ATAU S3 |
| VI. Jumlah Petugas | : | Supervisor: 2, Enumerator: 10 |
| VII. Apakah Melakukan Pelatihan Petugas? | : | Ya |
| 1. Tahapan Pengolahan Data | : | Coding, Data Entry, Validasi |
| 2. Metode Analisis | : | DESKRIPTIF |
| 3. Unit Analisis | : | Lainnya : Dinas/Instansi |
| 4. Tingkat Penyajian Hasil Analisis | : | Kabupaten/Kota, Kecamatan |
| 1. Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum | : |
Tercetak (Hardcopy): Ya Digital (Softcopy): Ya Data Mikro: Tidak |
| 2. Rencana Rilis Produk Kegiatan | : |
Tercetak: - Digital: - Mikrodata: - |